OUR NETWORK

Ini Alasan Mengapa Sepeda Listrik Terasa Berat Saat Ditenteng

Rutinitas menggunakan Sepeda Listrik semakin digemari oleh banyak orang. Tidak heran saat ini banyak yang membelinya. Kondisi tersebut didukung penuh dengan hadirnya berbagai merek ternama seperti Polygon dan Harley Davidson yang seakan tidak mau absen memberikan kualitas terbaiknya.

Tetapi ada beberapa hal yang masih jadi pertanyaan. Mengapa saat ditenteng sepeda listrik ini sangat berat. Bahkan kalau dibandingkan dengan jenis lipat, beratnya jauh lebih ringan. Berikut penjelasan mengapa Jenis Listrik saat ditenteng jauh lebih berat.

Adanya Mesin Motor Dan Baterai

Source Image: pinterest @biblo74

Poin pertama yang menjadi alasan adalah hadirnya beberapa komponen seperti mesin yang berfungsi mengubah energi dari listrik menjadi mekanik sebagai daya dorong saat dikayuh. Mesin ini sendiri ternyata mempunyai berat mencapai 8 kilogram.

Pada mesin sendiri tersedia dua jenis. Pertama, Hub Motor biasanya digunakan untuk para pemula. Poin kedua adalah mid drive lebih bagus dibandingkan pertama, karena memberikan tingkat efisiensi penuh pada saat perpindahan berlangsung.

Komponen kedua yang paling penting dan wajib ada adalah baterai. Sebagai, penyimpan cadangan daya terpasang di salah satu sudut sepeda. Untuk beratnya sendiri beragam, tetapi mampu menyumbang berat hingga 3,5 kilogram.

Baterai ini punya kemampuan berbeda tergantung jenis dan juga mereknya. Pengaruh terbesarnya ada pada jarak tempuhnya. Biasanya mampu membawa Anda sekali isi penuh 40 sampai 80 km.

Sayangnya, baterai sendiri mempunyai batas pengisian yaitu 500 kali. Setelah terpenuhi, Anda harus menggantinya dengan yang baru. Karena, semakin diminati beberapa produsen sudah memberikan teknologi baru berupa mobil hybrid, jadi saat direm atau jalan turun bisa melakukan pengisian ulang baterai.

Jadi, bila ditotal antara mesin dan baterai menjadi 11,5 kilogram. Angka yang tidak terlalu besar, tetapi penambahannya cukup memberikan daya lebih saat dibawa kemana-mana. Apakah hanya dua itu saja? Belum masih ada lagi.

Kabel dan Roda Sepeda

Source Image: pinterest @aliexpress

Walaupun pertambahannya tidak seberapa, namun kabel tetap menjadi penyumbang beratnya sepeda Listrik saat ditenteng. Kabel ini menghubungkan mesin keberbagai bagian. Serta baterai agar daya yang simpan bisa digunakan.

Pengaruh selanjutnya pada Roda. Jika, dilihat lebih dalam memang ukurannya mulai dari 16 sampai 26 inch. Ukuran tersebut jauh lebih kecil dibandingkan dengan sepeda biasa. Hal tersebut terjadi karena jenis listrik untuk kegiatan santai saja.

Berbeda dengan jenis biasa atau beberapa lainnya yang membutuhkan kecepatan tinggi atau untuk melintasi jalan pasir serta bebatuan. Bila harus ditimbang sebenarnya, tidak berpengaruh besar, karena keduanya tidak ada 1 kliogram. Tetapi, tetap saja saat ditenteng rasanya berat.

Kerangka Sepeda

Source Image: pinterest @stotlandallan565

Poin terkahir atau jadi yang utama adalah kerangkanya. Balik lagi dilihat dulu apa mereknya. Untuk Sepeda premium dengan harga jutaan rupiah. Biasanya menggunakan shimano dengan kekuatan yang tidak diragukan lagi.

Sayangnya saat ditenteng cukup berat. Hal ini juga berpengaruh pada merek lainnya. Untuk permasalahan kerangka berat atau tidaknya sesuai dengan selera, karena tidak terlalu berpengaruh pada saat penggunaannya.

Dengan begini, Anda sudah mengerti bukan. Mengapa sepeda listrik ini bila ditenteng cukup berat. Berbeda dengan tipe lipat yang bobotnya akan berkurang beberapa kilo, karena penggunaan mesin dan baterainya.

Keduanya merupakan penyumbang berat tertinggi, karena mencapai 11,5 kilogram. Dengan catatan jenis baterainya hanya menyumbang 3,5 kilogram saja. Tetapi kalau lebih dari itu bisa mencapai 4 sampai 5 kg, maka beratnya juga akan bertambah.

Bagaimana, masih ingin membeli sepeda listrik? Harus diakui cukup berat tetapi bila melihat fungsinya secara keseluruhan sepertinya. Permasalahan tersebut tidak akan jadi soal, harus diakui mesin dan baterainya sangat membantu.

Must Read