Knalpot Mobil Mengeluarkan Air Berikut Penjelasannya

Knalpot mobil merupakan komponen pembuangan dari kendaraan yang wajib diperhatikan. Salah satunya saat keluar air, patut menjadi perhatian penting bisa jadi terjadi masalah serius.

Oleh karena itu, sebagai pemilik kendaraan Anda harus tahu dan paham terlebih dulu mengapa kondisi ini bisa terjadi. Apakah bahaya dan menunjukkan kerusakan pada mobil? Coba simak pembahasannya di bawah ini

Alasan Knalpot Mobil Keluar Air

Sumber gambar
Lifepal.com

Knalpot mobil yang mengeluarkan air dan asap adalah hasil dari proses pembakaran bahan bakar dan udara di ruang pembakaran. Hasilnya adalah karbon dioksida dalam bentuk asap dan uap air.

Namun, jika elemen ini ternyata terus-menerus mengeluarkan air, penyebabnya adalah kondensasi yang terjadi akibat perbedaan suhu di dalam dan luar mobil saat mesin dinyalakan.

Peristiwa kondensasi merupakan perubahan wujud dari gas menjadi air atau uap air, terjadi ketika mobil mengalami perbedaan suhu yang signifikan. Misalnya, saat mobil diparkir semalaman dalam suhu rendah, kemudian mesin dihidupkan di pagi hari yang lebih hangat.

Perbedaan suhu tersebut menyebabkan air terbentuk di dalam knalpot pada akhirnya akan mengeluarkan air. Hal ini adalah wajar, karena suhu dingin akan membeku ketika udara menjadi panas secara otomatis mencair.

Bahan dasar mobil yang umumnya berupa besi berfungsi sebagai penghantar panas, membuat kondensasi semakin mungkin terjadi. Sehingga, air yang keluar dari knalpot bukanlah tetes-tetes kecil, melainkan dalam volume yang cukup besar.

Penyebab Knalpot Mobil Mengeluarkan Air

sumber gambar
Toyotamaidun.com

Kejadian keluarnya air dari knalpot ini sebenarnya bukan hanya kondensasi saja. Tetapi, ada beberapa penyebab lain terutama saat Anda perhatikan ternyata keluarnya dalam jumlah volume cukup banyak.

Untuk mengetahuinya lebih lanjut, kami sudah memberikan beberapa faktor penyebab di bawah ini, coba pelajari satu persatu mungkin saat ini Anda sedang mengalaminya

a. Catalytic Converter
Komponen ini dapat mengurangi volume gas beracun yang keluar melalui pipa pembuangan. Jika gas yang tersisa terkena suhu dingin, maka gas tersebut akan berubah menjadi tetesan air saat keluar dari knalpot.
c. Gejala Kerusakan Piston Mobil:
Knalpot mobil yang mengeluarkan air dan asap juga bisa menjadi tanda kerusakan pada piston mobil. Gejalanya meliputi aroma tidak sedap seperti bau hangus atau terbakar yang keluar dari knalpot.
Jika kondisi ini terus terjadi selama dua kali berturut-turut, lebih baik segera konsultasikan ke bengkel. Karena kalau didiamkan begitu saja, bisa menimbulkan kerusakan ke elemen lain.
d. Mobil Melintasi Genangan Air
Saat mobil terendam air atau melintasi area banjir, air dapat masuk ke dalam pipa pembuangan, dan saat mesin dinyalakan, knalpot akan mengeluarkan air untuk mengeluarkan sisa-sisa tersebut.

Hal ini sering terjadi terutama ketika musim penghujan, keadaan seperti ini bukan tanpa resiko jangka panjang. Maka dari itu, hindari banjir dan jangan nekat menerobosnya, bukan hanya berbahaya tetapi kemungkinan kerusakan di beberapa komponen vital sangat tinggi.

Dalam sebagian besar kasus, ketika komponen pembuangan mobil yang mengeluarkan air adalah kondisi normal sudah bisa dipastikan akibat kondensasi. Namun, jika gejala kerusakan muncul atau knalpot terus-menerus mengeluarkan air dalam volume besar, langkah pertama yang bijak adalah berkonsultasi dengan teknisi profesional untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dengan memahami penyebab knalpot mobil mengeluarkan air, pemilik mobil dapat mengambil langkah-langkah preventif dan meminimalkan risiko kerusakan yang lebih serius. Karena kasus seperti ini bisa menjadi alasan mobil mengalami turun mesin, sehingga biaya perbaikannya sangat mahal

 

Must Read

Related Articles