OUR NETWORK

Biaya Turun Mesin Mobil dan Ketahui Pula Penyebabnya

Salah satu masalah serius yang harus diperhatikan oleh setiap pemilik kendaraan adalah Turun mesin. Di mana menurut pengertiannya, pihak bengkel atau montir akan melakukan cara untuk melepas mesin dari mobil.

Prosesnya terbagi menjadi dua yaitu perombakan, yaitu hanya melepas pada bagian atasnya saja atau kepala silinder. Selanjutnya, melepasnya secara keselurahan dari dalam mobil. Lalu, mengapa semua ini bisa terjadi? Simak penyebabnya di bawah ini.

Overheating dan Mesin Terendam Oleh Air

Overheat merupakan salah satu masalah yang harus diperhatikan, karena sering membuat mobil menjadi pekerjaan. Kondisi tersebut membuat kepala silinder jadi tampak lengket.

Masalah lain yang ikut terjadi adalah bercampurnya antara oli dan udara. Yang perlu diperhatikan adalah saat Anda memacu kecepatannya rendah hanya saja suhunya terlalu panas.

Bila ini terjadi pada Anda, jangan memaksakan kehendak untuk tetap melaju. Hentikan, kemudian bawa saja ke bengkel agar dilakukan pengecekan secara menyeluruh. Kondisi selanjutnya adalah saat terjadi di musim penghujan.

Source Image: unsplash @chriswebdog

Penyebabnya adalah Anda nekat melaju dalam keadaan banjir. Jika secara terus menerus dan berulang kesempatan udara masuk ke dalam sangat besar.Bisa jadi akan masuk ke ruang bahan bakar.

Sehingga, akan menimbulkan tekanan lain dari pistonnya yang menyebabkan akan berlubang dan kemungkinan pecah. Hal lain yang harus diperhatikan adalah Gejala Water Hammer, kondisi ini membuat mesin akan memburuk.

Biaya Ganti Mesin Mobil

Lalu, berapa biaya ganti mesin yang harus Anda bayar agar kondisinya menjadi prima kembali? Sebenarnya, tergantung dari masalah kerusakannya termasuk pengerjaan hingga penggantian dari beberapa komponennya.

Perlu diingat bahwa setiap gejala turun mesin belum tentu harus mengganti komponennya secara total. Biasanya, biaya yang harus dibutuhkan mulai dari Rp2 juta sampai Rp5 juta untuk jasa servicenya.

Jika memang ada komponen yang harus diganti, maka Anda harus mengeluarkan uang sejumlah kerusakannya. Ada yang mulai dari Rp1,5 juta sampai Rp5 juta. Untuk rinciannya adalah pengepakan set, stang, hingga ring piston sampai dengan engine mounting. Mulai dari 300 sampai Rp5 juta.

jika, hal ini terjadi maka persiapkan uang lebih dari puluhan juta agar proses pergantiannya berjalan lancar. Oleh karena itu, cobalah untuk merawatnya sejak dini sehingga, turun mesin seperti ini tidak akan terjadi.

Waktu Turun Mesin dan Kapan Selesainya

Jika, Ada yang bertanya kapan waktu yang tepat untuk proses pergantian mesin ini perlukan dilakukan setelah mencapai 15 ribu km. Atau saat Anda merasakan berbagai komponen kekuatannya turun.

Penurunan performa ini akan terjadi secara perlahan-lahan. Jadi, Anda sendiri harus peka dalam pemeliharaan kondisi mesinnya. Saat mobil tersebut di bawa ke bengkel waktu pengerjaannya sendiri memang tidak dapat dipastikan.

Ada yang sangat cepat mulai dari 2 hari sampai 1 minggu. Bahkan, bisa saja lebih dari itu. Jika memang membutuhkan waktu lebih dari itu, kemungkinan komponennya sedang kosong dan harus menunggu waktu.

Tetapi, jangan membawanya ke bengkel yang kurang terpercaya. Karena, biaya turun mesin bisa menjadi alat pihak bengkel untuk menambah biaya. Harusnya mengeluarkan lebih sedikit, jadi membengkak sampai 3 kali lipat.

Melihat biaya yang cukup mahal tidak ada salahnya bila mulai sekarang Anda akan memberikan asuransi mobil tersebut. Dengan begini, uang yang harus dikeluarkan bisa tahu oleh pihak asuransi.

Masalah turun mesin pada mobil bisa terjadi pada siapa saja. Cobalah untuk melakukan perawatan dengan baik sejak sekarang. Rutin lakukan pengecekan sesuai ketentuan pabrik. Dengan begini Anda akan terhindar dari namanya Turun Mesin.

Must Read