OUR NETWORK

Lokasi E-Tilang yang Harus Diketahui Agar Selalu Menaati Peraturan

Elektronik tilang sudah diberlakukan oleh Polda Metro Jaya demi menertibkan masyarakat di bidang lalu lintas. Bahkan, statusnya sudah berjalan ke seluruh kawasan di Indonesia. Dengan sistem ini, Anda harus berpikir ulang jika ingin melanggar aturan di jalan raya yang sudah di buat.

Karena sistem yang berjalan adalah online. Jadi, tidak akan ada petugas yang menghampiri Anda saat melakukan pelanggaran seperti biasanya. Tetapi, langsung dalam bentuk surat. Di mana ditujukan kepada pemilik motor sesuai alamat yang tertera pada STNK.

Bukan pengendara yang melanggar aturan tersebut. Jadi, Anda harus lebih hati-hati serta memahami keadaan tersebut. Di Jakarta sendiri sudah ada kurang lebih 90an titik kamera ditempatkan pada beberapa ruas jalan yang berpotensi terjadi banyak kasus pelanggaran lalu lintas.

Kamera ini diibaratkan sebagai mata kepolisian dalam mengawasi seluruh pengguna kendaraan bermotor. Dengan adanya bukti nyata, Anda tidak akan bisa lari atau menyangkal lagi karena, bukti berupa foto dan plat nomor akan dikirimkan pula.

Lokasi Kamera E-Tilang

Dalam penempatannya, Polda Metro Jaya menempatkan beberapa kamera E-Tilang tersebut di sejumlah ruas. Menurut pemantauan, titik tersebut memang sering sekali terjadi pelanggaran lalu lintas.

Ruas pertama ada di Jalan Tol titiknya sebagai berikut
1. Jakarta menuju Cikampek terletak di tiga titik tepatnya ada di Km 27 + 100 A, Km 23 + 950 A, Km 28 + 800 B. Jika, Anda sedang melintas disana harap mematuhi berbagai peraturan yang sudah ditetapkan saat berada di Jalan Tol terutama mengenai batas kecepatan, serta kebiasaan di dalam mobil dengan menggunakan sabuk pengaman dan jangan bermain handphone.
2. Tol Dalam kota, penempatannya ada di Km 14 + 700 A
3. Ruas Sodijatmo Km 20 + 400 B
4. JORR diletakkan dua kamera tepatnya ada di Km 53 + 400 B dan 600 B

Titik selanjutnya ditempatkan di jalur khusus Transjakarta. Hal ini disebabkan banyak pengendara selalu melanggar ketentuan tersebut. Mereka, tidak peduli dengan aturan dan tetap menggunakan jalur bus sebagai jalan pintas.

Alasan klasik yang selalu disampaikan adalah menghindar dari kemacetan. Dengan adanya sejumlah E-tilang ini diharapkan volume pengendara menerobos jalur Bus Wat bisa berkurang banyak. Karena, hal tersebut mengganggu kenyamanan bersama. Titik yang sudah dipasang adalah

1. Benhil arah ke Blok M
2. Dispenda menuju ke HCB
3. Salemba menuju ke Ancol
4. Duren Tiga tujuan kuningan
5. Wali Kota Jaktim arah kampung melayu
6. Bidara Cina yang mengarah ke Otista
7. Pasar Rumput yang mengarah ke Pulogadung

Titik Kamera E-Tilang

Titik selanjutnya adalah berada di daerah penyangga yang letaknya ada di sejumlah titik seperti di Ir. Juanda Depok, Margonda kantor, jalur alternatif Cibubur, Margonda Pondok Cina kawasan Depok, serta ruas terakhir adalah Martadinata Cikarang.

Selanjutnya menuju ke Jalan Arteri ada sejumlah titik serta ruas yang harus diperhatikan. Seperti arah menuju Bogor, terdapat juga di Cakung, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Sultan Iskandar Muda, hingga Jakarta Utara.

Tidak perlu panik dalam menghadapi kamera E-tilang, karena Anda tidak akan mendapatkan hukuman bila mematuhi segala peraturan. Jika, belum paham apa saja yang harus dipersiapkan selama berkendara, Anda bisa mencarinya di google.

Penerapan E-Tilang seperti ini sangat bagus untuk kedepannya. Apalagi, tilang secara offline selalu dilatarbelakangi dengan berbagai oknum tidal bertanggung jawab. Kehadirannya ini akan merugikan baik itu untuk pelanggar juga aparat sendiri. Jadi, patuhilah rambu lalu lintas dan keselamatan yang sudah ditetapkan pihak kepolisian.

Must Read