OUR NETWORK

Modifikasi Yang Dapat Menggugurkan Garansi Mobil Baru

Biasanya saat membeli mobil baru pasti dilengkapi dengan garansi yang menjadi jaminan kualitas kendaraan tersebut. Bila mobil mengalami kerusakan pada mesin atau komponennya maka kamu dapat mengklaim garansi tersebut. Dan bisa mengganti atau memperbaikinya dengan gratis selama masa garansi tersebut masih berlaku.

Saat ini banyak orang yang tidak segan untuk memodifikasi mobil barunya. Tetapi perlu kamu tahu bila melakukan modifikasi mobil dengan asal maka akan berakibat fatal. Seperti mobil dapat terbakar karena sistem kelistrikan yang diubah atau dimodifikasi.

Yang paling penting saat melakukan modifikasi ada kemungkinan masa garansi yang telah diberikan dapat gugur jika ternyata bagian yang kamu modifikasi tersebut mengalami masalah. Terlebih bila mobil hingga terbakar tentu kerugian ini tidak ingin kamu alami.

Beberapa Modifikasi Mobil Bisa Menggugurkan Garansi Pada Mobil Baru

Berikut ini beberapa modifikasi yang dapat menggugurkan masa garansi mobil baru yang perlu kamu tahu, sebagai berikut:

  1. Instalasi audio

Melakukan instalasi perangkat audio seperti memasang head unit atau menambah komponen lain. Misalnya speaker yang kerap dilakukan banyak orang dengan tujuan untuk menambah nilai hiburan di dalam mobil tersebut.

Source Image: Printerest @bestcarsubwooferunder500

Namun karena pemasangannya yang salah. Contohnya mengambil power yang tidak tepat atau asal ketika menyambung kabel dan tidak memperhitungkan tegangannya. Ini akan memicu banyak masalah. Aki yang cepat tekor hingga korsleting listrik yang dapat membakar mobil. Hal ini sering terjadi jika melakukan modifikasi dengan budget yang seadanya.

Sebetulnya memodifikasi tidak dilarang asalkan pemasangan komponennya dengan benar. Sebab akan membahayakan jika memasangnya asal dan tidak sesuai. Itu akan mengakibatkan beban di wiring system menjadi tidak normal atau over. Dan tentu saja dampaknya dapat membuat mobil menjadi terbakar.

  1. Menggunakan pelek racing

Yang paling sering dilakukan untuk memodifikasi mobil baru adalah memasang pelek racing yang ukurannya jauh lebih besar daripada standarnya. Pemakaian pelek yang besar dapat memberi beban yang berlebih pada komponen kaki mobil. Ini berlaku pada kemudi serta peredam kejut.

Source Image: Printerest @jova0176

Jika sampai mengalami masalah pada kaki mobil karena pemakaian pelek besar, klaim garansi yang kamu ajukan pasti akan ditolak. Belum lagi hal lain yang berhubungan dengan keselamatan ketika berkendara karena memakai pelek besar pasti akan mempengaruhi kinerja pada kaki mobil.

  1. Memasang piggyback

Bukan hanya itu banyak orang yang membeli mobil baru sering mengalami ketidakpuasan karena mesinnya yang standar, dan kerap kali melakukan modifikasi. Salah satu modifikasi mesin yang sering terjadi adalah pemasangan perangkat elektronik tambahan seperti chip microcomputer atau sering disebut piggyback.

Namun sistem kerja dari piggyback ini akan mengubah kerja dari engine control unit yang bisa berpengaruh pada mesin mobil. Dengan memasang piggyback membuat ECU akan dipaksa untuk terus bekerja keras.

Dengan memasangnya memang akan membuat mobil bertenaga dan lebih responsif daripada setting pabrikan. Namun akan memberi efek samping dari piggyback ini dapat membuat ECU mobil akan cepat rusak atau bahkan jebol.

Jika ECU mobil mengalami kerusakan tentu kamu akan kerepotan dan menggantinya akan menguras dompet kamu. Dan jika kerusakan tersebut karena pemasangan perangkat tambahan tersebut maka otomatis garansi mobil baru kamu tidak dapat diklaim.

Jika kamu ingin melakukan modifikasi pada mobil baru kamu sebaiknya kamu lakukan diskusi lebih dulu dengan teknisi bengkel resmi mobil tersebut. Selain itu kamu bisa memasang berbagai aksesori mobil yang telah tersedia di bengkel resmi mobil kamu. Ini supaya terhindar dari garansi yang gugur.

Must Read