OUR NETWORK

Perbedaan Service dan Tune Up yang Harus Anda Ketahui

Salah satu faktor penting dalam menjaga kekuatan kendaraan adalah perawatan. Ada banyak hal yang harus dilakukan mulai dari eksterior, interior sampai performa komponen pendukung seperti mesin dan lain sebagainya.

Berbicara mengenai perawatan, Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah Tune Up dan Service. Jangan sampai salah dalam mengartikan karena, keduanya memiliki perbedaan yang cukup mencolok.

Dilihat dari cara kerjanya sebenarnya sama. Tetapi, jika dibedah lebih spesifik lagi, Anda akan menemukan letak perbedaannya di mana. Berikut, perbedaan mendasar dari service berkala dan Tune Up yang harus Anda ketahui.

Pemeriksaan Kondisi Kendaraan

Tujuan perawatan keduanya memang sama yaitu memeriksa seluruh bagian kendaraan agar diketahui apakah ada yang rusak dan butuh ganti atau hanya berubah sedikit. Jadi, cukup dibenahi sedikit saja sudah bisa kembali.

Tetapi, saat service berkala kendaraan akan diperiksa seluruh kondisinya apakah bagus atau buruk. Sehingga, bisa dikatakan pemeriksaan ini bersifat secara keseluruhan. Sementara, pada Tune up juga tidak jauh berbeda.

Teknisi akan melihat kondisi kendaraan Anda bagaimana hanya saja lebih detail Jadi, banyak komponen dan dipastikan mereka dalam kondisi yang baik. Jika, ditemukan kondisi kurang prima akan segera dilakukan perbaikan.

Sekaligus dilakukan pembersihan. Jadi, saat selesai melakukan Tune Up diharapkan kondisi mobil kembali ke setelan pabrikan. Memang tidak mampu 100% karena sudah digunakan, namun bisa mendekati hampir 90%.

Apa Yang Dilakukan Saat Service Berkala dan Tune Up

Perbedaan kedua yang bisa dilihat dari perawatan ini adalah apa yang dilakukan. Dalam service berkala Anda dapat mengamati pemeriksaan bagian oli, aki, sistem kemudi, filter udara, idle mesin.

Untuk oli sendiri sangat banyak, hampir semua jenis oli diperiksa. Agar mendapatkan pelumasan yang baik. Termasuk melakukan pengecekan apakah mobil ini ada bagian yang bocor atau tidak.

Bagaimana sistem kelistrikannya berjalan baik atau justru sebaliknya. Berbeda saat melakukan tune up. Ada beberapa yang harus diperiksa seperti Filter udara. Apakah masih bagus atau perlu diganti.

Biasanya akan dilakukan pembersihan saja bila kondisi masih dirasa baik. Selanjutnya, ada karburator celah busi dan katup di mana keduanya sebenarnya sudah di setting sedemikian rupa. Agar kondisinya sama persih dengan pabrik.

Kemudian, memeriksa pada bagian aki hampir sama dengan service berkala. Hanya saja untuk tune up yang berpengaruh langsung ke mobil. Jadi, melihat kekuatannya apakah harus ganti atau masih bagus.

Lalu memeriksa pula berapa cairan fluida seperti, minyak rem, oli power sterring serta gardan. Apakah cairan tersebut masih bagus atau perlu ganti. Sehingga, kondisinya jauh lebih nyaman dikenakan.

Biaya dan Waktu Pelaksanaan

Waktu yang dianjurkan bagi pemilik mobil adalah 1000 km, kemudian 5 ribu kilo dan berlaku kelipatannya. Tidak harus dengan satuan kilo Anda juga bisa membawanya ke bengkel setidaknya 2 bulan sekali agar kondisi mobil tertap terjaga dengan baik.

Sementara untuk harganya sendiri akan dikenakan mulai dari Rp200 sampai jutaan. Tergantung dari kerusakan yang Anda derita. Apakah perlu service atau sekedar hanya pemberitahuan.

Sementara untuk Tune Up akan dilakukan setiap 20 ribu sampai 40 ribu kilometer atau setelah 1 tahun pemakaian. Jadi, lebih baik 1 tahun dulu kemudian. Jeda beberapa bulan dengan begini kondisi mobil pasti akan prima sepanjang waktu.

Jadi, jangan sampai bingung lagi ya. Perbedaan antara service dan Tune up. Keduanya punya kesamaan, tetapi juga perbeda yang cukup mencolok terutama kapan waktu dan biaya yang harus Anda keluarkan.

Must Read