OUR NETWORK

Begini Cara Mengecat Body Motor Agar Lebih Efektif dan Bagus

Warna Body motor Anda sudah mulai kusam? Tidak ada salahnya untuk menjadi seperti baru dengan cara mengecatnya. Hanya saja, tidak semua orang punya ilmu yang benar untuk teknik tersebut.

Oleh karena itu, terangkat mereka membawanya ke bengkel sebagai langkah praktis. Sebenarnya, mengecat sendiri cukup mudah. Hanya harus tahu langkah dan peralatan yang dibutuhkan untuk memulainya.

Baiklah, mulai dari peralatan terlebih dahulu. Usahakan semua peralatan dalam keadaan bagus dan kualitasnya bukan kelas bawah. Agar hasilnya juga memuaskan seperti keinginan. Peralatan yang harus dipersiapkan adalah

1. Amplas basah dan kering 2000 grit atau Amplas halus
2. Dempul serta Thinner
3. Epoxy serta cat yang ingin digunakan
4. Clear Coat
5. Polesan motor
6. Lakban Kertas

Sebelum melakukan proses pengecatan, Anda harus yakinkan serta tentukan. Apakah warnanya tetap sesuai dengan pabrikan atau mau diganti. Selanjutnya, masuk ke dalam proses mengecat body motor.

Langkah Mengecat Motor yang Baik

Dalam melakukan teknik pengecatan tidak diperlukan keahlian khusus. Hanya saja, Anda wajib memperhatikan berbagai detail serta harus hati-hati. Apalagi pada sudut sempat dan sulit, agar tidak kemana-kemana.

Pilih Area yang Luas Terlebih Dulu

Pertama yang harus dilakukan adalah memilih area yang terlebih dahulu sehingga, Anda akan leluasa bergerak. Misalnya saja gudang, atau garasi intinya, Anda bisa bergerak kesana kemari tanpa takut mengenai berbagai benda.

Lebih terburu-buru, jangan terburu-buru sehingga kucing akan kemana-mana atau mengenai barang di sekitarmu. Perhatikan juga dalam menaruh kaleng. Jangan sembarangan agar tidak tumpah karena Anda menyentuhnya.

Manfaatkan Kipas Angin

Salah satu hal yang harus diperhatikan dalam mengecat adalah siklus udara. Terlalu lama mencium bau dari kucing tersebut tidak bagus bagi kesehatan tubuh. Oleh karena itu, manfaatkan kipas angin.

Kekuatan anginnya memberikan sirkulasi udara yang cukup baik dalam ruangan tersebut. Kecuali, kalau Anda melakukan prosesnya di lingkungan terbuka. Sirkulasinya sudah pasti bagus. Hal ini sangat penting terutama, bagi mereka yang menderita penyakit pernapasan.

Perhatikan Area yang Tidak Dicat

Jangan lupa untuk menutup bagian motorik yang tidak di cat. Dengan menggunakan koran atau kertas. Agar tidak terkena percikan atau mungkin, tidak sengaja menetes sehingga, merusak penampilan setelahnya.

Untuk ukurannya menyesuaikan, tambahkan selotip agar koran tersebut tidak lari kemana-mana. Tidak hanya bagian body saja, melainkan lantai bawah juga harus Anda beri koran sehingga tidak mengotori bagian lantainya.

Siapkan Motor yang Akan Di cat

Jangan lupa tambahkan penerangan dengan lampu agar bagian detail terlihat dan tidak terlewat. Copot bagian motor yang ingin di cat dengan begini, akan memudahkan Anda melakukan prosesnya.

Selanjutnya, bersihkan bagian tersebut sampai bersih dan peduli kering. Jangan sampai ada debu agar tidak mempengaruhi hasil dari cat tersebut. Amplas badan dengan gerakan ke kiri sampai ke kanan atau atas ke bawah. Selanjutnya, lapisi body dengan dempul, jangan terlalu cair atau tebal maksimal hanya 0,5 cm saja.

Dempul ini akan cepat mengeras sehingga, ulangi sesuai kebutuhan. Langkah berikutnya lakukan pengamplasan kembali sampai benar-benar halus, ulangi bila belum percaya dengan kehalusannya.

Lakukan pengecatan dalam dua tahap. Hal ini sangat penting untuk melindungan bagian tubuh dari kelembapan udara. Sehingga, menghindarkan tubuh dari efek korosi. Campurkan primer ke pengeras kemudian, tuang ke kaleng pistol. Semprotkan secara merata.

Untuk waktu pengeringan sesuai petunjuk yang sudah tertera. Dalam menggerakkan pistol, semprot lebih baik dilakukan secara perlahan saja. Jangan terburu-buru, harus rata seluruhnya.

Tahap Akhir

Lakukan pengamplasan kembali dengan menggunakan amplas halus agar tidak meninggalkan tekstur bubuk. Tetapi, pastikan cat primer tersebut sudah kering. Kemudian, bersihkan dengan menggunakan tiner.

Jangan berlebihan dalam menggunakan Tiner agar tidak mengurangi cat primernya. Dalam tahap akhir, tambahkan dua lapisan permis fungsinya untuk melindungi kucing dari kotoran dan debu yang membandel.

Setelah lapisan permis satu, kering amplas tambahkan yang kedua. Bila masih belum puas hasilnya. lakukan pengamplasan kembali dan tambahkan lapisan permis ke dua. Bagaimana cara diatas? Mudah-mudah gampang bukan? Selamat mencoba!

Must Read