OUR NETWORK

Kelebihan dan Kekurangan Bore Up Motor

Modifikasi motor sepertinya bukan hal yang asing lagi ya di telinga kita? Biasanya yang dimodifikasi itu ada ban, warna, dan visual lainnya tapi ternyata ada juga modifikasi mesin. Ya, modifikasi mesin ini yang dinamakan bore up dan ternyata tindakan ini punya kelebihan dan kekurangannya loh.

Kelebihan Bore Up Motor

Yang namanya modifikasi sudah pasti ingin yang lebih baik dan itulah kelebihan dari bore up. Mesin yang di-bore-up biasanya akan memiliki peningkatan pada beberapa hal. Misalnya saja motor dengan kapasitas mesin 200 cc ditingkatkan menjadi 300 cc.

Sudah pasti dengan peningkatan tersebut performa motor juga akan semakin bagus bukan? Tenaga bawah motor menjadi lebih responsif dan juga memiliki kecepatan yang lebih baik. Tak hanya itu saja, akselerasi motor juga semakin baik.

Kekurangan Bore Up Motor

Yang namanya kelebihan sudah pasti ada kekurangannya bukan? Nah, bore up itu juga bukanlah tindakan yang tanpa risiko. Ada kekurangan atau risiko yang harus kamu dapatkan adalah sebagai berikut:

  1. Konsumsi Bahan Bakar Meningkat

Kekurangan dari bore up motor yang pertama adalah konsumsi bahan bakar yang semakin meningkat. Ya, tentu saja ini terjadi karena adanya peningkatan kubikasi mesin itu sendiri. Jadi, jangan kaget jika setelah dimodifikasi ini konsumsi bahan bakarnya menjadi lebih boros.

Kerja mesin motor akan semakin berat sehingga membutuhkan bahan bakar yang lebih banyak lagi saat digunakan. Jika kamu orang yang sangat bermasalah pada penggunaan bahan bakar maka sebaiknya hindari bore-up.

  1. Mesin Bisa Lebih Rewel

Kekurangan yang kedua adalah mesinnya lebih rewel sehingga memerlukan perawatan yang lebih ekstra. Bore up membuat kapasitas pembakaran menjadi lebih banyak sehingga motor akan berisiko mengalami over heat.

Jika hal ini terjadi terus menerus dan mesin tidak segera diistirahatkan maka ledakan mungkin saja bisa terjadi. Hal ini juga menuntut kamu untuk selalu melakukan pergantian oli lebih sering dari pada biasanya. Kamu harus mengganti oli kurang lebih setiap 1000 Km sekali.

  1. Risiko Terbesar Harus Ganti Mesin

Risiko terbesar dari bore up ini adalah kewajiban untuk melakukan ganti mesin. Niatnya modifikasi malah harus ganti mesin bisa jadi risiko paling mengerikan karena biaya yang dikeluarkan jadi dua kali lipat.

Tapi, biasanya risiko besar ini adalah karena kegagalan bore up. Jadi, tergantung teknisi dan juga keadaan mesin yang dipaksakan. Risiko ini terjadi karena mesin jebol dan celah piston dengan head tidak sesuai sehingga jadi masalah besar. Pada akhirnya tidak bisa digunakan dan harus ganti yang baru.

  1. Mesin jadi Kurang Awet Seperti Pabrikan

Kekurangan yang terakhir adalah mesinnya menjadi kurang awet seperti beli pabrikan. Seperti yang dikatakan tadi bahwa ada pembakaran ekstra di sana yang bisa menyebabkan over heat dan bisa menyebabkan masalah lainnya.

Oleh karena itu mesin jadi tidak awet dan juga mudah rusak sehingga perlu ke bengkel sering-sering. Bore up memang tidak disarankan untuk penggunaan sehari-hari melainkan hanya untuk balapan saja.

Jadi, itu dia informasi mengenai kelebihan dan juga kekurangan dari bore up motor. Sebenarnya selama kamu melakukan bore up di bengkel yang berpengalaman dan ahli di bidangnya, tingkat keberhasilannya pasti tinggi. Tapi, semua hal yang dimodifikasi pastinya akan ada risiko dan kamu harus siap dengan semuanya itu.

Must Read